Kucing dan Tikus

Cat and Mouse >> English Edition

Fabel Mendut dari Jawa Tengah (Cerita asli dari India)

Seorang Pendeta penjaga Wihara merasa kesal dengan pencurian makanan yang dilakukan para tikus-tikus yang ada di Wihara, sehingga dia memelihara seekor kucing untuk mengusir dan bahkan menangkap para tikus-tikus itu.

Para tikus merasa terancam hidupnya karena mereka sudah kekurangan makanan dan apabila keluar mereka pasti akan ditangkap dan dimangsa oleh si kucing.

Hingga suatu saat seekor tikus muda menawarkan diri untuk keluar mencari makanan.

Namun seekor tikus dewasa melarangnya dan berkata, "Kamu sudah bosan hidup ? tikus yang lebih besar dan gesit daripada kamu saja sudah tertangkap."

"Berikan satu kesempatan, toh menunggu atau keluar pun resikonya sama, mati kelaparan atau mati tertangkap" kata tikus muda.

Akhirnya tikus muda keluar dan membawa lonceng-lonceng kecil dan menemui si kucing.

"Kamu memang tikus yang malang, mengantarkan nyawamu sendiri kepadaku," kata si kucing.

"Benar, Yang Mulia. Tapi sebelum memangsaku, apakah Yang Mulia tidak berfikir bahwa Yang Mulia sedang diperbudak oleh si Pendeta?" kata tikus muda.

"Apa maksudmu?" kata si kucing penasaran.

"Sejak Yang Mulia ada di sini, lihatlah si Pendeta, dia sekarang jadi lebih bermalas-malasan, sedangkan Yang Mulai siang-malam harus mengawasi kami"

"Benar juga, katamu" kata si Kucing

"Saya ke sini hanya ingin memberi sedikit cinderamata dari Sang Dewa untuk Si Pendeta, namun saya merasa dia tidak cocok mengenakannya, makanya saya hendak memberikan lonceng Dewa ini untuk Yang Mulia," kata si tikus muda.

"Baiklah, karena engkau begitu menghargai aku, aku akan memberimu kesempatan hidup kali ini, pergilah!" kata si kucing.

Karena kebodohan si kucing, si tikus jadi mudah mendeteksi keberadaan si kucing yang selalu membawa lonceng kecil di lehernya.

PESAN MORAL : Meskipun kekuatan dan kekuasaan kita besar, namun bila pemegangnya orang bodoh pasti akan dapat dikalahkan oleh kecerdikan. Kesombongan akan mudah dipatahkan dengan kerendahan hati

kaskus.co.id

Kucing dan Tikus

No comments: