Kuda Batak

Kuda Batak berasal di Sumatera Tengah, diperkirakan keturunan dari Kuda Mongolia dan darah Arab, dan telah dikawin silang dengan kuda Arab tambahan untuk meningkatkan kualitasnya. Kuda Batak secara selektif dikembangbiakan oleh orangIndonesia, dan sering digunakan untuk ningkatkan kualitas kuda dan kuda di pulau-pulau terdekat.

Kuda Batak

Karakteristik
Kuda yang ramping, tapi masih kuat dan kokoh. Secara umum, mereka penurut, dan sebagian besar kesalahan mereka akses untuk mendapatkan makanan. Satu-satunya jenis lain dari negara yang kualitas yang lebih baik adalah Sandalwood Pony. Kuda memiliki kepala baik dengan profil lurus atau sedikit cembung. 

Leher pendek dan ramping, pundak yang menonjol. Dada dan bentuk tidak lebar, punggung biasanya panjang, dan kuartal miring. Ekor teratur dan cukup tinggi. Batak kuda dianggap penurut, dan cukup kuat. Mereka biasanya rata-rata tingginya sekitar 1,1 meter tetapi mungkin berdiri untuk 1,3 meter , dan umumnya warna cokelat, tetapi bisa juga warna apa saja.

Kuda Batak pernah digunakan sebagai hewan kurban untuk para dewa, tetapi sekarang digunakan sebagai tunggangan. Darah Arab membuatnya bersemangat bila diperlukan, tetapi umumnya tenang ditunggangi anak-anak dengan temperamennya yang sangat baik. Kecepatan mereka juga membuat mereka populer untuk balap di kalangan penduduk setempat.

Terdapat di sekitar danau Toba
a. Tinggi antara 1,10-1,18 m. 
b. tubuh cukup dalam dan lebar.
c. Anggota cukup besar.
d. Dada lebar dan dalam.
e. Kumba agak rendah dan pendek.
f. Punggung pendek dan kencang.
g. Urat-urat kemudi kebanyakan kurang baik.
h. Kuku biasanya kecil akan tetapi kualitasnya cukup baik.
i. cara berdiri biasanya baik.
j. Kebanyakan sendi loncat tegak.
k. Warna bermacam-macam.

No comments: