Putri Serindang Bulan

Princess Serindang Bulan | English Version

Cerita Rakyat dari Bengkulu

PUTRI Serindang Bulan adalah putri Raja Mawang. Kerajaan itu ada di Lebong, Bengkulu. Sang putri adalah anak bungsu, dia memiliki enam kakak laki-laki.

Raja sedang sekarat. Dia menderita penyakit dan tidak ada yang bisa menyembuhkannya. Sayangnya, setelah berbulan-bulan mencoba memberinya obat terbaik, sang raja meninggal. Anak tertua menjadi
Raja baru.

Putri Serindang Bulan sangat cantik. Raja baru, saudaranya, ingin dia segera menikah.

"Apa yang kamu tunggu? Kamu sudah cukup umur untuk menikah," kata sang raja.

Dia melanjutkan, "Ada seorang pangeran muda dari kerajaan tetangga yang ingin menjadi suami Anda Dia akan datang besok, bersiaplah sendiri."

Putri itu putus harapan. Dia tahu dia tidak bisa mengatakan tidak pada saudaranya. Bagaimanapun, dia adalah raja.

"Baiklah, saya akan menunggunya," kata sang putri.

Pada malam hari, sang putri tidak bisa tidur nyenyak. Dia sedang memikirkan pangeran yang akan melamarnya. Sang putri sangat gugup. Lalu sesuatu yang aneh terjadi. Ada bintik-bintik merah di sekujur tubuhnya.

Dia tidak tahu mengapa ini terjadi! Keesokan harinya, pangeran itu datang. Saat pangeran menemui sang putri, dia sangat terkejut. Dia berpikir bahwa dia tidak secantik yang dia dengar. Dia membatalkan proposal pernikahannya!

Raja sangat malu. Dia ingin sang putri mendapatkan obat. Anehnya, bintik merah itu hilang. Dia sembuh sebelum mendapat obatnya.

Tidak lama kemudian, pangeran lain datang untuk mengusulkan. Sekali lagi, sang putri menderita bintik merah. Setelah sang pangeran membatalkan usul tersebut, titik-titik merah itu hilang! Hal itu terus terjadi. Setiap kali seorang pria datang untuk mengusulkannya, sang putri menderita bintik merah di kulitnya.

Raja tidak tahan lagi. Dia mengira penyakitnya sangat memalukan. Dia meminta salah satu tentaranya untuk membawanya ke hutan dan membunuhnya!

Prajurit itu membawa putri itu ke hutan. Mereka harus menyeberangi sungai. Prajurit itu tidak memiliki hati untuk membunuh sang putri. Dia punya ide.

"Putri saya, ada sesuatu yang harus saya katakan kepada Anda, raja meminta saya untuk membunuh Anda karena penyakit aneh Anda Saya tidak ingin membunuh Anda Saya akan membuat Anda sampan dan Anda dapat mendayung untuk menyelamatkan kehidupan."

Sang putri sangat tersentuh. Dia juga sedih karena kakaknya menginginkannya meninggal. Lalu sang putri mendayung sampan. Dia tiba di sebuah kerajaan. Orang-orang membawanya ke raja.

"Apa yang membawamu ke sini?" Tanya raja.

Sang Putri bercerita tentang penyakitnya dan saudara laki-lakinya.

"Jangan khawatir, saya akan menyembuhkanmu," kata sang raja. Dia sangat sedih mendengar masalah sang putri.

Raja memiliki kekuatan magis. Dia bisa menyembuhkan penyakit sang putri. Sang putri sangat bahagia. Dia jatuh cinta pada raja. Raja juga memiliki perasaan yang sama. Kemudian mereka berencana untuk menikah.

Sang putri ingin mengajak saudara-saudaranya untuk datang ke pernikahannya. Seorang saudara laki-laki begitu malu. Mereka merasa sangat bersalah. Mereka memutuskan untuk datang karena mereka ingin meminta maaf.

Sang putri memaafkan mereka. Kemudian sang putri menjadi ratu yang dicintai. Dia tidak hanya cantik tapi juga baik hati. ***

Tugu Pers Bengkulu

No comments: