Sultan Domas


English version | Sultan Domas

Cerita Rakyat dari Lampung

Dahulu Kala, hiduplah pemuda miskin bernama Domas. Suatu hari ia tertimpa musibah. Ada seseorang yang membakar gubuknya! Namun ia tetap bersabar akan kejadian itu.

Suatu malam, Domas bermimpi. Seseorang berkata kepadanya,

"Pergillah ke arah selatan lalu menetaplah di dekat sungai besar. Bukalah ladang dan tanami dengan buah dan sayuran."

Domas pun meaninggalkan kampungnya, Setelah berbulan-bulan menempuh perjalanan. ia akhirnya sampai di sebuah hutan di pinggir sungai besar. Ia pun membuka ladang disana.

Suatu hari, Domas menemukan sebilah pedang dan tongkat kayu berbentuk ular yang sangat sakti. Ia pum menggunakan kesaktiannya untuk menolong orang.

Sejak saat itu, ia dipanggil Sultan Domas. Banyak orang yang datang ke kediamannya untuk mencari bahan bangunan rumah atau mencari ikan.

Namun tak jarang dari mereka yang berbuat jahat dan menginginkan pedang dan tongkat sakti milik Sultan Domas.

Suatu hari, ketika Sultan Domas sedang mencari ikan, lima orang pemuda datang ke pondoknya dan mencuri semua barang milik Sultn Domas, termasuk pedang dan tongkatnya.

Mereka mencoba membakar pondok namun tak bisa, akhirnya mereka berjalan keluar pondok. Tak disangka, di pintu depan, mereka dihadang seekor ular besar!

Karena takut, mereka pun berlari ke belakang pondok. Disana mereka juga dihadang oleh seekor buaya. Mereka terkepung di pondok.

Saat Sultan Domas kembali, ia pun mengajak mereka bermalam di pondoknya. Setelah kelima pemuda itu pulang, tersebarlah berita tentang kebaikan Sultan Domas.

Tak lama, kediaman Sultan Domas berkembang menjadi sebuah kampung dan ia diangkat menjadi pemimpin. Sungai yang ada dilokasi itu kemudian diberi nama Sungai Way Sekampung.

referensi: Seri Cerita Rakyat Nusantara

Laundry Cat


Clored Pencil and watercolor on paper
by Winry Marini 2019

TB512 Laundry outlet tb512.com/arletlaundry/

Horse (Equine) Art, Pencil on Paper Collection