Jika Pilot Salah Perhitungan



SALAH jalur ternyata tidak saja dialami oleh mobil di jalan raya, tapi juga pesawat terbang. Beruntung peristiwa salah jalur itu terjadi saat pesawat berada di darat (bandara). Kalau terjadi di udara, tak bisa dibayangkan apa yang bakal terjadi.

Hal itu terjadi manakala seorang pilot pesawat Boeing 737 milik Hongkong Airlines dinilai teledor. Celakanya pilot yang mengemudikan pesawat itu ternyata berasal dari Indonesia.

Harian Sunday Morning Post, Minggu (14/12), memberitakan, pilot dan kopilot Boeing 737 yang berpenumpang 122 orang dan 7 awak itu dipecat karena berupaya menerbangkan pesawat dengan lepas landas melalui jalur jalan (taxiway) ke landasan utama.

Pilot asal Indonesia yang tidak disebutkan namanya dan kopilot yang berasal dari Argentina itu belum sempat melaksanakan niatnya karena dihentikan petugas pengawas Bandara Internasional Hongkong.

Kejadian pada 13 September itu terjadi saat pesawat hendak terbang ke Cheongju, Korea Selatan. Memang jalur ke landasan pacu utama itu sejajar dengan landasan pacu, tetapi lebih sempit, ada lampu hijau, tetapi tak ada lampu di tengah seperti pada landasan pacu.

Namun, pilot dan kopilot membantah hendak lepas landas dari jalan ke landasan utama itu. Mereka berada dalam kecepatan biasa, bukan hendak lepas landas.

Tapi apa pun dalihnya, pilot dan kopilot itu akhirnya dipecat pihak manajemen Hongkong Airlines yang melayani 30 kota di seluruh Asia. Pihak Bandara Internasional Hongkong kini diperintahkan memperbaiki lampu dan sinyal landasan utama dan jalur ke landasan utama. Ada-ada saja. (Media Indonesia)