Kuda Sulawesi

Sejarah

Asal tepat dari kuda ini tidak diketahui. Namun, sebelum abad ke-16 mereka ada di Sulawesi. Di zaman kolonial mereka digunakan sebagai kuda kavaleri. Keturunan oriental diperkenalkan dan lintas dibesarkan selama era kolonial Belanda. Kuda-kuda datang dari Eropa dan dari Cape. Iklim dan kondisi topografi membuat hasil perkawinan silang ini tidak cocok dan hasilnya kurang memuaskan. Kemudian darah Arab diperkenalkan, yang kemudian terbukti lebih baik.


Foto: Kuda Sulawesi

Deskripsi Fisik

Kuda Makassar atau Kuda Sulawesi tingginya sekitar 1,2 meter. Ia memiliki profil lurus, lengkungan yang baik , kuat, bentuk leher baik, siku, bahu panjang, dada bidang, Kuat, punggung yang panjangnya sedang, pinggul lebar miring, kaki kuat, sendi yang menonjol, kuku keras dan rambut panjang yang indah. Mereka memiliki keseimbangan yang sangat baik, mudah untuk dipelihara, dan memiliki stamina dan daya tahan. Kuda bisa ditemukan dalam semua warna kuda umum. Temperamen mereka sabar dan tenang, namun, mereka sangat cepat. Bahkan, mereka sering digunakan untuk balap.

Penggunaan: Kuda, pekerjaan pertanian, pengangkutan dan balap

Warna: Semua warna

Kuda Sulawesi, terdiri dari Kuda Bone dan Mahar. Di Sulewasi Selatan terdapat beberapa jenis kuda di antaranya kuda Makasar dan kuda Bone serta kuda Bugis. Semuanya disebut kuda Makasar dengan ciri-ciri :


  1. Tinggi 1,25 cm - 1,35 meter, 
  2. Bentuknya bagus, kepala kecil dan boleh dikatakan termasuk kuda baik.
  3. Dahi lebar, rahang kadang-kadang besar.
  4. Tengkuk pendek, leher agak pendek.
  5. Punggung pendek dan kencang.
  6. Kemudi kencang dan kuat.
  7. Kaki berurat baik.
  8. Sifat cukup baik, langkah teratur.
  9. Daya tahan besar.
  10. Kuda sederhana.

No comments: