Legenda Gunung Merapi

The Legend of Merapi Mountain | English Version

Cerita Rakyat dari Yogyakarta

GUNUNG Merapi adalah gunung berapi yang aktif. Ada sebuah legenda tentang bagaimana gunung itu terbentuk. Apakah kamu ingin tahu ceritanya? Baca terus

 Ceritanya sudah lama terjadi di Jawa Tengah. Saat itu, Pulau Jawa tidak seimbang. Sisi barat lebih tinggi. Bagaimana ini bisa terjadi? Nah para dewa di surga mengira itu karena ada gunung besar di sisi barat. Nama gunung itu adalah Gunung Jamurdipa.





Para dewa berencana untuk memindahkan gunung ke pusat pulau. Kepala para dewa, Batara Guru, mengadakan pertemuan dengan allah lain.

"Kami setuju untuk memindahkan gunung di tengah pulau. Namun ada satu masalah," kata Batara Guru.

Dia melanjutkan, "Ada dua orang empu yang tinggal di tempat di mana kita ingin meletakkan gunung itu."

Empu adalah pandai besi, dia adalah orang yang menciptakan benda dari besi tempa atau baja dengan menempa logam. Dua orang empu yang tinggal di tengah pulau tersebut adalah Empu Rama dan Empu Pamadi. Mereka sangat baik dalam membuat keris, senjata tradisional yang diyakini memiliki kekuatan magis. Tidak semua orang bisa membuat keris besar, hanya yang terpilih. Empu Rama dan Empu Pamadi adalah orang-orang terpilih. Mereka menguasai kekuatan supranatural!

Batara Guru meminta Batara Narada untuk bertemu dan membujuk para empu untuk pindah ke tempat lain. Gunung Jamurdipa, tepatnya diletakkan di rumah kedua empu tersebut.

"Tidak, kami tidak akan bergerak kemana-mana Tempat ini sangat cocok untuk kami bekerja. Kami tidak bisa membuat keris besar jika kami melakukannya di tempat lain," Empu Rama menolak.

"Ya, cari tempat lain!" Seru Empu Pamadi.

Batara Narada melapor kepada Batara Guru bahwa kedua empu menolak dipindahkan ke tempat lain. Batara Guru tidak punya pilihan lain. Dia harus menyingkirkan gunung walaupun kedua empu itu setuju atau tidak.

"Betapa keras kepala mereka! Saya harus memberi mereka pelajaran!" Kata Batara Guru.

Batara Guru meminta dewa angin, Dewa Bayu, untuk memindahkan gunung.

"Dewa Bayu, kita harus segera menghapus gunung, keseimbangan semakin memburuk, gunakan kekuatanmu untuk memindahkan gunung," perintah Batara Curu.

"Saya akan melakukannya sekarang, Pak" jawab Dewa Bayu.

Dewa Bayu terbang ke Gunung jamurdipa. Dengan kekuatannya, Dewa Bayu menggunakan angin untuk mengangkat dan memindahkan gunung dengan mudah. Dan kemudian, wuuuussshhh ... Dewa Bayu meletakkan gunung tepat di rumah empu-empu. Para empu itu ada di dalam rumah! Mereka tewas seketika.

Orang-orang lokal percaya bahwa roh Empu Rama dan Empu Pamadi masih berada di gunung.

Sementara perapian di dalam rumah empus masih hidup. api menyala. Orang-orang setempat mengatakan bahwa perapian itu berubah menjadi kawah gunung. Kawah itu terbakar dengan hebat. Itulah sebabnya masyarakat setempat menyebut gunung tersebut sebagai Gunung Merapi, yang berarti gunung api. ***

Keris Jogja

No comments: