Kinawara

Kinawara: Inspirasi Unicorn dari negeri Timur


15 September 2023

Di dalam legenda Jawa yang kaya akan mitos dan cerita rakyat, terdapat cerita tentang makhluk mitologis yang menghuni hutan-hutan yang lebat dan penuh misteri. Hal ini memberi inspirasi bagi banyak orang seperti akan adanya makluk di wilayah sekitar Candi Surawana (Surowono). Makhluk ini dikenal sebagai "Kinawara", yang berarti "penjaga hutan."

Kinawara adalah makhluk indah dengan tubuh yang menyerupai kuda, tetapi tanduknya tidak seperti tanduk unicorn lainnya. Tanduk Kinawara terlihat seperti gelombang laut yang lembut, melambangkan kedamaian dan kesuburan yang dilindungi oleh hutan-hutan di sekitar candi. Mata Kirinawa berkilau seperti permata, dan suaranya yang merdu dapat memikat siapa saja yang mendengarnya.

Kuping Kinawara yang lebar dan indah adalah cerminan dari kewaspadaannya yang tajam terhadap setiap suara dan perubahan dalam hutan yang dia jaga. Mereka adalah telinga yang setia untuk melindungi lingkungan sekitarnya. Kuping lebar ini memungkinkan Kinawara untuk mendengar desiran angin melalui pepohonan, raungan binatang buas yang mungkin mengancam, dan bahkan bisikan lembut daun yang jatuh ke tanah. Setiap suara, baik besar maupun kecil, ditangkap oleh kuping Kinawara, menjadikannya penjaga yang tak terbantahkan atas ketenangan dan kesejahteraan hutan yang ia lindungi. Kuping ini juga adalah simbol dari kepekaan Kinawara terhadap ekosistem yang rapuh, mengingatkan kita semua akan pentingnya merawat dan melestarikan alam di sekitar kita. 

Jangkauan pendengaran yang luas menggambarkan kemampuan Kinawara untuk mendengar suara-suara dari jauh, menjadikannya penjaga yang efisien dalam melindungi hutan yang ia jaga. Dengan kemampuan ini, ia dapat mendeteksi ancaman atau perubahan di lingkungan hutan dengan cepat, memungkinkannya untuk bertindak sebagai penjaga yang efektif terhadap kelestarian lingkungan sekitarnya. Terima kasih atas klarifikasinya!

Konon, Kinawara adalah penjaga alam, yang bertugas menjaga keseimbangan ekosistem dan melindungi kekayaan alam di sekitar Candi Surawana. Mereka diyakini sebagai makhluk suci yang mendatangkan berkah bagi siapa pun yang memiliki kehormatan untuk melihatnya.

Nama "Kinawara" dapat diambil dari dua kata kunci: "Kina" dan "Wara," yang dapat memiliki makna berikut:

  1. Kina: Kata "Kina" berarti "hutan" atau "alam." Ini merujuk pada lingkungan alam di sekitar Candi Surawana yang menjadi rumah bagi makhluk mitologis Kirinawa.
  2. Wara: Kata "Wara" digunakan untuk merujuk pada makhluk atau entitas tertentu. Dalam konteks ini, "Wara" dapat diartikan sebagai "penjaga" atau "pelindung," menggambarkan peran Kirinawa sebagai penjaga hutan dan alam di sekitar candi.

Catatan:  "Kinawara" adalah makhluk mitologis yang bersemayam di hutan-hutan di sekitar Candi Surawana. Ini adalah karakter fiksi yang menjaga dan melindungi keindahan alam serta misteri candi ini. Kinawara tidak memiliki dasar dalam naskah sejarah atau budaya asli.

Pertama kali seniman mendapat inspirasi setelah menonton: Fantastic Beasts of Ancient Java and Where to Find Them | Surowono Temple



No comments:

Horse (Equine) Art, Pencil on Paper Collection