Ibu di Hutan: Legenda Lembut Wewe Gombel untuk Anak, Cerita Dongeng Tentang Keselamatan dan Tanggung Jawab Orang Tua
Malam itu, angin berbisik lembut di luar jendela. Aku duduk di pangkuan ibu, mataku menatap bulan yang hampir penuh.
“Nak,” ibu mulai bercerita, “dulu, ada seorang ibu yang tinggal di hutan yang sangat luas. Ia pernah kehilangan anaknya dan sejak itu, hatinya selalu rindu, tapi juga khawatir.”
Aku menahan napas, penasaran.
“Ibu itu,” lanjut ibu, “tidak pernah menakut-nakuti anak-anak. Ia hanya berjalan di malam hari, melintasi pepohonan dan sungai kecil, memastikan anak-anak yang bermain terlalu lama atau tersesat bisa pulang dengan aman.”
Aku membayangkan seorang ibu yang berjalan di bawah cahaya bulan, rambutnya panjang diterpa angin, wajahnya lembut tapi penuh kerinduan. Ada sesuatu yang hangat dari cara ia menjaga anak-anak itu, meski ia sendiri tidak pernah bicara dengan mereka.
“Apakah ia seperti hantu yang menakutkan?” tanyaku, suara bergetar sedikit.
Ibu tersenyum, menepuk tanganku.
“Tidak, Nak. Ia bukan menakutkan. Ia hanya ibu yang kehilangan dan peduli. Setiap anak yang pulang tepat waktu membuat hatinya lega. Kadang, ia menunggu di tepi hutan, menatap dari jauh, tersenyum saat anak-anak itu kembali ke rumah dengan selamat.”
Aku membayangkan diriku berlari pulang sebelum malam tiba, dan ibu misterius itu tersenyum padaku dari balik pohon-pohon. Rasanya hangat, seakan ada pelukan yang tak terlihat tapi nyata.
Sejak malam itu, aku selalu ingat untuk pulang sebelum gelap. Dan aku tahu, entah di hutan atau di rumah, seorang ibu selalu memperhatikan anaknya—dengan cinta, kesabaran, dan hati yang hangat. Bahkan ketika ia harus menjaga dari jauh, atau ketika ia harus mengingatkan anak-anak tentang keselamatan mereka, cinta seorang ibu tetap tak tergantikan.
![]() |
| Kadang, pesan terpenting datang dari seorang ibu, dengan lembut menuntun kita pulang sebelum gelap. Malam mungkin misterius, tapi cinta dan perhatian selalu menjadi cahaya yang menuntun. |
Catatan Adaptasi
Cerita ini adalah adaptasi lembut dari legenda Wewe Gombel, sebuah cerita rakyat Jawa yang memiliki banyak versi. Versi ini dipilih untuk menekankan pesan keselamatan anak dan tanggung jawab orang tua, tanpa unsur horor.
Pesan Moral
Anak-anak: selalu pulang sebelum malam, karena orang tua peduli dan cinta selalu menjaga kalian.
Orang tua: perhatian dan kasih sayangmu adalah pelindung terbaik bagi anak-anak.

No comments:
Post a Comment