Harimau dan Durian


The Tiger and Durian | English Version

Folklor dari Jambi

Sebuah Legenda tentang Harimau yang Makan Durian

BEBERAPA orang percaya bahwa selain makan daging, harimau juga suka makan durian. Nah, bagaimana ini bisa terjadi?

Itu bermula pada jaman dahulu kala. Ada sebuah desa bernama Kemingking di Jambi. Tanah di Kemingking subur. Semua jenis pohon tumbuh dengan sangat baik. Rakyat bisa menemukan semua jenis buah-buahan di sana. Namun, ada satu buah favorit yang banyak orang suka, yaitu durian.

Durian yang tumbuh di desa Kemingking sangat terkenal karena kelezatannya. Banyak orang dari tempat lain datang ke Kemingking untuk membeli durian. Dan selama waktu panen, Kemingking dikunjungi orang dari tempat lain. Untuk menghindari durian mereka yang dicuri, warga desa sering tinggal di ladang siang dan malam. Ketika durian matang, ia akan jatuh dari pohon. Durian yang jatuh jatuh dengan sendirinya karena masak di pohon sangat lah lezat rasanya.

Sayangnya, kebahagiaan penduduk desa terganggu. Ada seekor harimau yang besar datang ke desa. Harimau itu begitu lapar. Ia sering menyerang ternak penduduk desa dan memakannya. Ketika harimau tidak bisa menemukan hewan ternak, ia menyerang penduduk desa!

Baca juga: Kisah Desa Panyalahan (Harimau yang Setia)

Para penduduk desa gelisah! Mereka melaporkan masalah mereka kepada raja.

"Yang Mulia, kami memiliki masalah besar di desa kami. Seekor harimau datang dan menyerang hewan ternak dan juga menyerang penduduk, Yang Mulia," kata salah satu warga kepada raja.

"Jangan khawatir. Saya akan mengirimkan prajurit terbaik ke desa Anda. Sekarang pulang lah dengan prajurit terbaik saya," kata raja.

Tidak lah sulit bagi seorang prajurit untuk menemukan harimau. Dia segera menyerang harimau. Dan harimau melawan. Prajurit itu digunakan pedangnya. Sayangnya, pedang rusak ketika ia mencoba untuk membunuh harimau.

Kemudian prajurit menggunakan tombaknya. Harimau itu begitu besar dan memiliki kekuatan yang hehat. Sehingga tombak rusak juga. Tentara itu tidak memiliki senjata lain! Dia kabur!

Harimau itu mengejarnya. Dan prajurit berlari secepat yang dia bisa. Akhirnya, tentara tiba di perkebuban durian. Banyak durian yang jatuh di tanah. Dan ketika prajurit melihat durian, dia punya ide.

"Aha!" dia berkata.

"Saya akan menggunakan durian sebagai senjata. Ada begitu banyak durian di sini, jadi saya tidak perlu khawatir saya akan kehabisan durian," kata prajurit pada dirinya sendiri.

Prajurit itu segera mengumpulkan durian. Dan ketika harimau mendekatinya, ia melemparkan
harimau dengan durian. Prajurit itu melemparkan berulang-ulang dan harimau tidak bisa menyelamatkan dirinya lagi. Lukanya parah. Tiba-tiba, harimau berbicara.

"Cukup ... aku menyerah. Tolong jangan bunuh aku," pinta harimau.

"Baiklah, aku tidak akan membunuhmu. Tapi Anda harus berjanji tidak akan mengganggu kami lagi," kata prajurit itu.

"Dan Anda harus menjaga kebun durian di malam hari. Ketika Anda lapar, Anda bisa makan durian," kata prajurit itu.

"Baiklah, aku berjanji," kata harimau.

Sejak itu warga di Kemingking tidak harus tinggal di malam hari untuk menjaga kebun durian mereka. Mereka tidak perlu khawatir karena harimau akan menjaganya dari pencuri. Dan sampai sekarang, orang percaya bahwa harimau suka makan durian. ***



Tahukah Kamu?

Nama "durian" pertama kali digunakan sekitar tahun 1588,  yang berasal dari bahasa Melayu untuk duri, mengacu pada banyak dur di kulitnya,

Pohon Durian

No comments: